.
Bahaya Merokok
00.17 | Author: More About me..

Hidup bebas tanpa merokok

Apakah Anda seorang perokok? hanya merokok kadang-kadang saja? atau perokok pasif?
Kebanyakan perokok, yang jarang merokok, ataupun yang bisa menghabiskan 2 pack rokok setiap hari, ingin berhenti merokok.
Kita tahu bahwa disamping rasa rokok yang enak, energi yang timbul setelah merokok, dan perasaan nyaman setelah menghirup udara, ada keinginan untuk berhenti karena takut akan bahaya merokok atau hal lain.
Takut terkena kanker di kemudian hari, kolesterol meningkat, detak jantung tidak beraturan, penyakit maag, hingga masalah penampilan seperti gigi menguning dan nafas bau tembakau serta baju bau asbak.
Alasan orang untuk merokok bermacam-macam. Ada yang merokok karena ingin mendapat efek segar, atau karena kebiasaan, misalnya senang, marah, gelisah yang memicu keinginan merokok, atau karena tubuh meminta dosis nikotin yang minimal sama dengan hari sebelumnya.
Kalau ditanya, hampir semua perokok ingin berhenti. Tetapi ini bukan perkara gampang. Pemicu keinginan merokok bisa bermacam-macam, dan tiba-tiba datangnya. Pada saat itu, orang yang sudah berhenti merokok selama 3 bulan sekalipun bisa kembali merokok.
Cari bantuan
Jika Anda kesulitan untuk berhenti merokok, atau untuk mencegah kembali merokok setelah berhenti untuk jangka waktu yang lama, carilah bantuan. Sesuatu yang bisa membantu Anda melepaskan kebiasaan merokok. Bantuan bisa berupa pergaulan yang baru, dukungan dari keluarga, hobby baru seperti olah raga, atau alat bantu berhenti merokok.
Telusuri website ini melalui link di sebelah kiri, dan temukan banyak hal tentang bahaya merokok, serta bagaimana cara berhenti merokok, untuk selamanya.

"Saya tidak bergantung lagi kepada rokok. Saya tidak butuh rokok untuk berpikir atau menyelesaikan masalah. Saya mendapat energi dari sesuatu yang lain.
Saya bebas!"


Lihat bagaimana teknologi bisa membantu orang untuk berhenti merokok dengan bantuan pengganti rokok. 

This entry was posted on 00.17 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: