.
Tidak hanya harus memiliki kondisi tubuh yang baik, berat yang ideal, dan usia yang cukup saja, untuk bisa menjadi donor yang benar. Ada beberapa hal lain yang harus kita ketahui sebelum dan sesudah proses pendonoran berlangsung, seperti :
Sebelum mendonorkan darah :
1. Menjaga tingkat zat besi yang sehat. Masukkan makanan kaya zat besi dalam menu harian kita, seperti daging merah, ikan, unggas, kacang-kacangan, dan kismis.
2. Memiliki kualitas tidur malam yang baik.
3. Tambahakan minum air putih sekitar 500 ml sebelum mendonor.
4. Mengonsumsi makanan sehat sekitar 4-6 jam sebelum melakukan donor darah. Cara ini bisa mencegah terjadinya pusing atau keliengan.
5. Hindari mengasup makanan berlemak dan produk olahan susu, seperti gorengan, keju, atau es krim yang mengganggu penyerapan zat besi.
6. Hindari mengonsumsi teh, kopi, bir, dan minuman ringan karena akan menghambat penyerapan zat besi.
7. Tidak boleh mengonsumsi obat antibiotik selama 24 jam sebelum mendonorkan darah.

Setelah mendonorkan darah  :

1. Minum banyak cairan secara berkala dalam kurun waktu 24-48 jam untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.
2. Buat tubuh kita rileks sekitar 15 menit. Hindari melalukan aktivitas fisik dan mengangkat barang yang berat dalam 5 jam setelah mendonorkan darah.
3. Apabila merasa sedikit keliengan atau pusing, rebahkan tubuh sebentar dengan kaki diangkat ke atas beberapa saat.
4. Jika terjadi pendarahan setelah melepaskan perban, tekan bagain tersebut lalu angkat tangan kita ke atas selama 3-5 menit. Kalau pendarahan atau memar terjadi di bawah kulit, kita bisa mengaplikasikan kompres es di bagian tersebut secara berkala dalam kurun waktu 24 jam pertama.

This entry was posted on 00.13 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: