.
Surga Dan Neraka Dajjal
02.02 | Author: More About me..

Pesan Hari Akhir - Menurut Hadits, tanda Dajjal yang paling besar adalah bahawa ia akan membawa surga dan neraka. Apa yang pertama kali harus diingat sehubungan dengan ini ialah, apabila dalam suatu Hadits, kata-kata jannah dan nar dipakai untuk menunjukkan syurga dan neraka Dajjal, maka di lain Hadits, surga dan neraka Dajjal itu dinyatakan dengan kata-kata lain. Misalnya, sebagai pengganti kata-kata surga dan neraka Dajjal, digunakanlah kata-kata ma' (air) dan nar (api); dan di lain Hadits digunakan kata-kata nahar (sungai) dan nar (api). Lalu di lain Hadits digunakan kata-kata dua sungai, sungai air dan sungai api.

Kemudian ada Hadits lagi yang menerangkan, bahawa Dajjal akan membawa "Gunung roti dan sungai air". Bahkan ada Hadits lagi yang sebagai pengganti kata-kata surga dan neraka Dajjal, digunakan kata-kata "dua gunung; yang satu penuh dengan tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan dan air, sedang yang lain, penuh dengan api dan asap.

Dari uraian tersebut, terang sekali bahawa kata jannah dan nar tidaklah bererti Surga dan Neraka yang sesungguhnya; demikian pula kata-kata sungai, api , asap, gunung roti, dll, janganlah diertikan secara harfiyah. Semuanya itu adalah kata ibarat; misalnya kata jannah, ini mengibaratkan melimpahnya persediaan bahan-makanan, kesenangan dan kemewahan, sedang kata nar mengibaratkan kurangnya bahan -makanan dan kesenangan hidup. Adapun maksud sebenarnya ialah, barangsiapa mengikuti Dajjal, ia akan hidup mewah, dan barang siapa menentangnya, ia tak akan mempunyai persediaan bahan-makanan.

Bandingkanlah keadaan kehidupan dua bangsa, iaitu bangsa-bangsa Islam yang hidup serba kekurangan, dan bangsa-bangsa Nasrani yang hidup serba mewah; dan inilah yang dimaksud dengan syurga dan neraka Dajjal. Kata-kata surga dan neraka tidaklah bererti bahawa Dajjal benar-benar membawa surga dan neraka seperti pedagang membawa barang dagangannya. Namun  yang sebenarnya dimaksud ialah bahwa Dajjal akan menguasai syurga dan neraka sebagaimana diterangkan dalam Hadits berikut ini:

"Sungai dan buah-buahan dunia akan tunduk kepadanya".

Inilah erti yang sebenarnya dari kata-kata itu, yakni bahawa segala macam persediaan yang mendatangkan kesenangan, kemewahan dan kenikmatan hidup di dunia, semuanya dikuasai oleh Dajjal. Dan inilah yang disebut syurga Dajjal bagi orang yang picik pandangannya; akan tetapi sebenarnya, ini semua disebut neraka, kerana siapa saja yang tenggelam dalam kesenangan hidup seperti berdansa, bersenang--senang, bersukaria, melihat theater, bioskop, pergaulan bebas antara lelaki dan wanita, minum, berjudi, melacur, pasti tidak ingat kepada Allah.

Akibatnya jiwanya menjadi rusak; dan inilah neraka yang sebenarnya; dan sekalipun tidak terlihat oleh mata jasmani, tetapi di Akhirat akan nampak dengan terang. Sebaliknya apa yang disebut neraka Dajjal yang berupa kehidupan yang tidak diliputi oleh kesenangan duniawi, adalah Surga yang sebenarnya, kerana semakin orang tidak tenggelam dalam kesenangan duniawi, semakin besar pulalah keuntungan rohaninya, sehingga ia dapat terus meningkat sampai mencapai hubungan dengan Allah. Jadi surga Dajjal itu terdiri dari kesenangan jasmani, yang diperolehi dengan mengorbankan kehidupan rohani. Barang siapa tenggelam dalam hidup senang, ia akan kehilangan kesenangan di zaman yang akan datang.

This entry was posted on 02.02 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: